Selasa, 04 Agustus 2020

Puisi : Rindu Ayah

Rindu Ayah

Karya : Salohot Nasution

rindu ayah

 

Siang itu aku datang ke pusaramu

Disaksikan matahari yang mengintip malu-malu

Dibawah langit yang sedang berwajah sendu

Diiringi gemuruh dada yang kacau

 

Engkau datang menemuiku sambil tersenyum

Aku menyambutmu dengan senyum terkulum

Ayah bagaimana kabarmu? Aku datang menemuimu

Ini kubawakan bingkisan doa untukmu

 

Kita berdua lalu duduk berdampingan, seperti dulu

Seperti saat engkau istirahat menghilangkan lelahmu

Lalu aku duduk disampingmu, menemani engkau

Menghabiskan bekal makan siangmu

 

Dan kisah-kisahpun mulai didengarkan kembali

Lipatan-lipatan memori dibentangkan kembali

Dalam waktu yang sangat singkat ini

Beragam kisah sudah kita lewati

 

Setelah berkisah engkaupun kembali

Menuju peraduanmu yang terakhir kali

Akupun berpamitan meninggalkanmu sendiri

Melanjutkan perjalanan bersama rindu yang kugenggam ini

 

Aceh Timur, 28 Juli 2020

 

Puisi di atas diikutsertakan dalam Lomba Cipta Puisi dengan tema Ayah dan Ibu yang diselenggarakan oleh Penerbit Mandiri Jaya Subang pada tanggal 28 Juli 2020


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEDIH

  Ia ceritakan kepada malam Sebuah kisah yang kelam Ketika hati menjadi ulam Mengenang cinta yang suram   Ia ceritakan kepada bint...