Sabtu, 04 Juli 2020

Puisi : Cinta Yang Rapuh

Cinta Yang Rapuh

Karya : Salohot Nasution

 

cinta yang rapuh

 

Tiga bulan yang lalu

Dua hati menjadi satu

Merenda hari-hari bahagia

Dalam balutan romansa

 

Kala pagi menghampiri

Dari matamu engkau nyalakan api

Kala tiba kelamnya malam

Dimataku nyala apimu padam

 

Hari ini dan seterusnya

Sendirian kembali melanda

Sebuah keputusan telah ditetapkan

Jalan terbaik adalah perpisahan

 

Aku tak menyesali perpisahan ini

Pernah memilikimu kebanggaan bagiku

Namun yang kusesali dari semua ini

Betapa rapuhnya cintamu

 

Aceh Timur, 26 Juni 2020

 

Puisi di atas diikutsertakan dalam Lomba Menulis Puisi yang diselenggarakan oleh Ciper Publishing ( @ciperpublishing18) pada tanggal 30 Juni 2020

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEDIH

  Ia ceritakan kepada malam Sebuah kisah yang kelam Ketika hati menjadi ulam Mengenang cinta yang suram   Ia ceritakan kepada bint...