Sabtu, 14 Juli 2018

Prosa Baru : Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenisnya

prosa baru

Kata prosa berasal dari bahasa latin “prosa” yang artinya “terus terang”.
Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.
Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.
Prosa ialah karya sastra dalam bentuk bahasa yang terurai tidak terikat oleh rima, ritme, jumlah baris dan sebagainya.
Bisa juga diartikan suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.
Bisa juga diartikan sebagai hasil karya sastra lisan dan tulisan yang panjang, baik yang berbentuk cerita ataupun bukan cerita.

A.  Pengertian Prosa Baru
Prosa baru merupakan prosa yang gaya penulisannya telah dipengaruhi oleh budaya budaya asing, terutama karya sastra barat.
Awal kemunculan prosa baru karena anggapan di masyarakat jika prosa lama sudah kuno dan kurang menarik lagi.
Aturan aturan yang ada dalam prosa baru juga tidak sebanyak dan semengikat pada prosa lama.
Prosa baru lebih membuka kesempatan bagi penulisnya untuk mengekspresikan imajinasi dan ide idenya secara lebih luas dan bebas.

B.  Ciri-Ciri Prosa Baru
Prosa baru memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.   Bersifat dinamis
Prosa baru bersifat dinamis yang senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat yang cepat. Unsur-unsur yang membentuk prosa mengalami perkembangan dari masa ke masa.
2.   Pokok ceritanya masyarakat sentris
Pokok cerita yang terdapat dalam prosa baru mengambil bahan atau kejadian dari kehidupan masyarakat sehari-hari .
Yaitu hal yang biasa terjadi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
3.   Bersifat Rasional
Prosa baru berdasarkan kejadian yang berada di dunia yang nyata, berdasarkan kebenaran dan kenyataan.
4.   Bahasa prosa baru tidak bersifat klise dan dipengaruhi oleh kesusastraan Barat.
5.   Prosa baru diketahui siapa pengarangnya, karena dinyatakan dengan jelas.
6.   Prosa baru bersifat tertulis, cerita yang disampaikan dalam bentuk tulisan.
7.   Bersifat modern/ tidak tradisional.
Unsur-unsur dalam prosa baru mengenai hal-hal yang terjadi pada masa sekarang (modern).
8.   Memperhatikan urutan peristiwa
Prosa baru dalam menggambarkan suatu keadaan disesuaikan dengan urutan kejadian sehingga alur yang digunakan dapat mudah dipahami.
9. Menggunakan tokoh manusia
Tokoh yang digunakan dalam prosa baru umumnya manusia.

C.  Jenis-Jenis Prosa Baru
Jenis-jenis prosa baru antara lain :
1.   Roman
Roman adalah prosa baru yang menceritakan tentang kehidupan seseorang, dimulai dari lahir hingga kematiannya.
Prosa ini menyajikan suatu aspek kehidupan masyarakat secara utuh dan menyeluruh dan memiliki banyak alur yang bercabang-cabang.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), roman adalah karangan prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing masing, lebih banyak membawa sifat-sifat zamannya daripada drama atau puisi
Contoh : Layar Terkembang karya Sultan Takdir Ali Syahbana.

2.   Novel
Novel adalah prosa baru yang menceritakan sebuah kisah yang panjang.
Novel menceritakan kehidupan tokoh utama yang mengandung beberapa konflik.
Konfilk-konflik tersebutlah yang merubah kehidupan pelaku utamanya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), novel adalah karangan yang panjang dan menceritakan rangkaian kisah kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.
Contoh : karya Andrea Hirata (Laskar Pelangi), karya Tere Liye (Negeri Para Bedebah, Bulan, Sepucuk Ampao Merah), karya J.K. Rowling (Harry Potter), karya Stephanie Mayer (Twilight), dan lain-lain

3.   Cerita Pendek
Cerpen adalah prosa baru yang menceritakan sebuah pengalaman atau sebgaian kecil kisah pelaku utamanya.
Yang membedakan cerpen dengan novel adalah konflik pada cerpen hanya satu dan tidak meyebabkan perubahan sikap pada tokoh utama, sedangkan pada novel banyak ditemukan konflik.
Menurut Jusuf Sjarif Badudu (J. S. Badudu) cerpen adalah suatu cerita yang hanya menjurus serta terfokus pada satu peristiwa saja.
Contoh :  Robohnya Surau Kami karya A.A Navis, Keluarga Gerilya karya Pramoedya Ananta, Mengenang Sendok dan Sedotan karya Dewi “Dee” Lestari, My Last Love karya Agnes Davonar, Lelaki Tua dan Laut karya Ernest Hemingwang, Pada Sebuah Kapal karya N.H. Dini, dan lain-lain.

4.   Riwayat
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) riwayat adalah sebuah kisah yang berisi tentang pengalaman-pengalaman hidup seseorang yang diangkat dari kisah nyata orang tersebut dari lahir hingga meninggal.
Biasanya yang diceritakan adalah tokoh-tokoh terkenal dan menginspirasi orang banyak.
Ada beberapa jenis riwayat yaitu biografi dan otobiografi.
Biografi merupakan kisah tokoh yang ditulis oleh orang lain.
Sedangkan otobiografi kisah yang ditulis oleh orang yang bersangkutan.
Contoh : Soeharto Anak Desa, Hitler karya Ian Kershaw, Chairul Tanjung Si Anak Singkong karya Tjahya Gunawan Diredja, dan lain sebagainya.

5.   Kritik
Kritik adalah sebuah uraian-uraian pertimbangan seseorang terhadap suatu hasil kerja atau karya orang lain.
Kritik berisi alasan-alasan tertentu dan bersifat objektif atau menghakimi.
Secara umum, kritik merupakan tulisan yang menilai baik atau buruk, bermanfaat atau tidaknya, kelebihan atau kekurangan suatu hal, baik berupa karya seni maupun karya sastra.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kritik adalah kecaman atau tanggapan, kadang kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dan sebagainya.
Dalam penyampaikan kritik tentu tidak boleh sembarangan.
Ada beberapa patokan atau dasar yang harus kita pahami sebelum menyampaikan kritik, antara lain:
a.   Pengalaman yang cukup dalam materi kritik.
b.   Keilmuan serta pengetahuan yang relevan dengan karya atau suatu hal yang akan dikritik.
c.   Penguasaan penerapan metode kritik yang tepat.
d.   Penguasaan terhadap media kritik.

6.   Resensi
Resensi adalah prosa baru yang isinya mengulas suatu karya baik yang berbentuk buku, film, lagu maupun jenis karya seni lainnya.
Resensi bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap suatu karya baik dari segi tema, tokoh, alur dan unsur-unsur lainnya agar menjadi pertimbangan bagi pembaca untuk menikmati atau tidak karya tersebut.
Menururt Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi adalah sebuah ulasan dari sebuah buku.
Namun, dalam perkembangannya, resensi tidak hanya terbatas pada buku saja, akan tetapi merembet pula pada karya lainnya, seperti isi majalah, novel, drama, film, dan lain sebagainya.

7.   Esai
Esai adalah prosa baru yang berisi tulisan-tulisan yang mengandung pendapat-pendapat pribadi penulisnya terhadap sesuatu yang sedang menjadi bahan pembicaraan hangat di masyarakat.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) esai adalah suatu karangan atau karya tulis yang termasuk dalam prosa yang membahas suatu masalah (kajian) secara sekilas dari sudut pandang pribadi sang penulis.
Contoh salah satu karangan esai dapat kita temukan dalam tajuk yang ada di surat kabar.
Selain itu, artikel penelitian juga merupakan salah satu contoh dari karangan esai.


2 komentar:

  1. semoga sukses selalu. artikelnya bagus mas.
    monggo kunjungi blog saya azid zinuri atau al-islamk.blogspot.com
    :)

    BalasHapus
  2. mungkin bisa membantu untuk daftar iklan online selain a-ads.com

    https://linku-1.blogspot.com/2018/07/cara-daftar-google-adsense-lansung-kurang-dari-satu-hari.html

    BalasHapus

PEDIH

  Ia ceritakan kepada malam Sebuah kisah yang kelam Ketika hati menjadi ulam Mengenang cinta yang suram   Ia ceritakan kepada bint...